
Sampai di Madiun, Nasi Pecel dapat menghajar perut yang lapar
Idul fitri sudah lewat, tentu kita masih merasakan bagaimana suka duka dalam menjalankan ibadah puasa dan akhirnya kita merasakan apakah itu kemenangan saat takbiran dimulai. Untuk lebaran kali ini saya beserta keluarga sengaja memunculkan suatu segmen yang disebut “Impression Driving”. Mmm segmen apa itu? ini adalah segmen tentang mengulas, memperdalam ilmu, meng”intim”kan, mendekatkan…. yah pokoknya gitu laah… jadi mengetahui lebih dalam tentang mobil ini dengan mengajaknya jalan-jalan ekstrim sekitar 300kilo-an. Kebetulan jarak Yogyakarta dan kampung tercinta, Madiun lumayan cukup jauh, daripada kami membeli tiket kereta untu 7 orang padahal hanya sehari, lebih baik jika meminjam mobil sehari sambil merasakannya.

- Isi kabin yang belum full entertaiment
Saya beserta Mas Yoga datang ke tempat peminjaman mobil langganan kami dengan membawa jaminan motor Honda Supra X ‘01. Kami sarankan jika anda berniat meminjam mobil pertama-tama carilah sasaran mobil yang dituju, lalu lihatlah berbagai rental mobil yang biasa terdaftar di koran kemudian tanyalah berapa harga sewa yang diberikan rental untuk mobil yang anda inginkan. Bila sudah pas segera datang ke rental mobil dengan membawa jaminan (misalkan motor, namun jangan terlalu bagus karena motor itu hanya akan disimpan oleh rental sebelum anda mengembalikan mobil rental, sayang kan?). Sang pemilik rental akan memberikan kenyaman saat transaksi pinjam-meminjam, namun anda juga harus ramah agar kenyamanan saat transaksi benar-benar nyata. Siapkan KTP atau SIM (motor ato mobil ato bus/truk juga gpp, bajaj? jangan lah…) atau KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) sebagai jaminan juga.Tapi saya sarankan KTP jangan jadi jaminan karena siapa tahu di perjalanan bisa sebagai jaminan. Soal tujuan meminjam mobil rental, jangan meminjam untuk bepergian sangat jauh (lebih dr 300-400km) niscaya rental akan mengundurkan niatnya. Untuk kasus ini saya masih tergolong lazim ukuran Jogja-Madiun.
Kami meminjam Toyota Avanza G tahun 2005 seharga Rp.400 ribu,- / hari. Harga aslinya sekitar Rp. 250 ribu,- ini dikarenakan hari lebaran cukup banyak peminjam maka harga dinaikkan. Untuk harga Rp.400 ribu,- di hari biasa anda bisa mendapatkan Toyota Kijang Innova atau KIA Pregio. Setelah melengkapi prosedur dan membayar uang dan cek fisik, akhirnya kami langsung bergegas ke rumah untuk mengepak barang-barang. Perjalanan dilakukan malam hari, sesudah membeli minuman + makanan di sebuah mini market dan mengisi bensin hanya denagn uang Rp.50 ribu,- agak miris (kalo beruntung anda mendapatkan tangki 1/2 penuh dari peminjam sebelumnya, namun kami sial, tangki bisa dikatakan hanya 1/5-nya saja isinya) kami pun berangkat ke Madiun.
STAGE 1 = JOGJA-SOLO

Lumayan juga cuma agak ilfeel karena banyak pernak pernik
Trek lurus menyapa kami saat keluar dari Prambanan, trek bermarka 2 jalur ini dilengkapi dengan jalur untuk mobil mogok. Disini mobil cukup kencang berlari, sekitar 60-80km/jam kami dapatkan dengan berjalanan beriring-iringan. Menurut Mas Yoga, tipikal Avanza ini agak lamban di putaran bawah, maklum kenyamanan yang dijualnya. Namun kami agak kesusahan menghadapi motor-motor (terutama bebek) yang cukup menghalangi kami. Namun yang lebih membuat kami terkejut adalah bus bernama Sumber Kencono atau kami sebut “SR”, dia sangat agresif dengan bodi yang besar di jalanan. Membuat semua orang agak Jiper (takut) terhadapnya, namun kami sudah terbiasa. Walau terlihat seperti ugal-ugalan, SR sangat sigap di belokan dan remnya sangat presisi, suspensi pun kuat, dia masih bisa berlari walau jalan bergelombang yang memaksa semua orang menurunkan kecepatannya. Sopir SR sangat berpengalaman di trek jalur selatan, Jogja-Surabaya, Bus Non-AC ini Bahkan sempat mematikan semua lampu saat menyelip terpaksa head to head dengan kendaraan lawan agar kendaraan lawan tidak kagetan dan ia mengalah. Acung jempol deh sampe jari kaki gw pajang buat kalian.
Baack… Kami tiba di Klaten, kami memutuskan untuk melewati jalan lingkar klaten dan itu berarti lewat jalur KA. DUGH…DUGH…DUGH… woow, suspensi masih keras walau tidak setipikal Gerobak (Red. Daihatsu Zebra). Mungkin karena mobil ini racikan Daihatsu yang mengedepankan handling yang presisi seperti Honda, perbaikan pasti sudah dilakukan pada Avanza Mk2. Setelah melalui semua tahapan kami melanjutkan dengan jalan yang lurus, hembusan AC cukup nyaman, membuat saya sedikit ngantuk. Tapi dalam kasus ini saya jadi navigator, bisa-bisa tidak nyampe Madiun kalau semua tidur. Sesampainya di Solo, kami terhalang dengan kemacetan mudik lebaran. Tetapi kami cukup santai di kabin Avanza, dengan lantunan lagu dari tape yang walaupum masih sistem kaset. Peredaman kami akui cukup apik, yaahh sayang suspensinya itu lohh.
Stage 2 akan kami ceritakan saat cerita beikutnya, oceeh…!!??
Spesifikasi Toyota Avanza 1.3
| 1.3 G M/T Minor Change | 1.5 S M/T Minor Change |
|
|||
| Transmisi | Manual 5 Kecepatan | Manual 5 Kecepatan | |||
| Perbandingan Gigi ke-1 | 3,769 | 3,769 | |||
| Perbandingan Gigi ke-2 | 2.045 | 2.045 | |||
| Perbandingan Gigi ke-3 | 1.376 | 1.376 | |||
| Perbandingan Gigi ke-4 | 1.000 | 1.000 | |||
| Perbandingan Gigi ke-5 | 0.838 | 0.838 | |||
| Perbandingan Gigi Reverse | 4.128 | 4.128 | |||
| Perbandingan Gigi Terakhir | 5.125 | 4.875 | |||
| Suspensi Depan | Mac Pherson Strut dengan Pegas Koil & Stabilizer | Mac Pherson Strut dengan Pegas Koil & Stabilizer | |||
| Suspensi Belakang | 4 Link dengan Pegas Koil dan Lateral Rod | 4 Link dengan Pegas Koil dan Lateral Rod | |||
| Rem Depan | Cakram | Cakram | |||
| Rem Belakang | Tromol | Tromol | |||
| Sistem Rem Tambahan | Proportion Valve (PV) | Anti-Lock Braking System (ABS) | |||
| Ukuran Ban | Alloy Wheel,. 185/70 R14 | Alloy Wheel, 185/65 R15 |
| 1.3 G M/T Minor Change | 1.5 S M/T Minor Change |
|
|||
| Panjang | mm | 4,120 | 4,120 | |||
| Lebar | mm | 1,635 | 1,630 | |||
| Tinggi | mm | 1,695 | 1,695 | |||
| Jarak Sumbu | mm | 2,655 | 2,655 | |||
| Jarak Pijak Depan | mm | 1,405 | 1,415 | |||
| Jarak Pijak Belakang | mm | 1,415 | 1,425 | |||
| Berat Kosong | Kg | 1,045 | 1,070 |
| 1.3 G M/T |
|
|||||
| Tipe Mesin | 4 Silinder Segaris, 16 Katup, DOHC | |||||
| Isi Silinder | cc | 1,298 | ||||
| Diameter x Langkah | mm x mm | 72.0 x 79.7 | ||||
| Daya Maximum | ps/rpm | 88 /6,000 | ||||
| Bahan Bakar – Kapasitas Tangki | L | 45 | ||||
| Bahan Bakar – Jenis | Bensin Tanpa Timbal | |||||
| Bahan Bakar – Sistem | Sistem Bahan Bakar Elektronik | |||||
| Mesin | K3-VE | |||||
| Torsi Maksimum | Kgm/rpm | 12.2 / 4,400 | ||||
DIarsipkan di bawah: People Carrier | Ditandai: Avanza, Impression Driving, Mudik, Rental, Toyota
