Loreca Alias Low Cost Green Car [LCGC], Kini Gimana Nasibmuuuu??

Pasar city car di indonesia tidak bisa diduga-duga akhir akhir ini. Pengaruh dari konsumen yang menuntut kendaraan yang makin ringkes dan efisien mendorong para ATPM untuk mengeluarkan gacoan mininya ke Indonesia. Hebatnya lagi karena animo yang begitu besar, hanya selang setahun saja menurut penuliz sudah terhitung kira-kira kurang dari 10 produsen yang mbrojoll keluarkan gacoannya masing-masing. Ini lebih hebat daripada people carrier maupun light suv yang rentang waktu berjalan di tanah air lebih lama daripada city car. Dan yang paling fenomenal adalah kebijakan pemerintah yang makin mendukung sektor mobil bermesin kecil seperti city car dengan menggodok rencana Low Cost Green Car [orang lain menyingkatnya LGCG, biar imud penuliz bilang loreca aja deh 😛 ]. Loreca ini adalah kunci utama Indonesia menuju mobil bermesin advance dengan harga merakyat, dengan loreca sedulur bakal menemukan genre mobil compact bermesin kecil, efisien dan hemat bahan bakar serta perawatan dengan tipe yang berbeda dengan city car. Bisa dibilang Indonesia tertarik memunculkan kei car. Ada yang masih bingung soal kei car?

masih ingat Daihatsu F-Concept? mobil pick up yang menyesuaikan regulasi LCGC alias loreca ini khusus dibuat untuk pasar indonesia berbasis Daihatsu Midget mk2

Kei car atau disebut K-car [temen penuliz memplesetkan dengan kecil car 😆 ] adalah kategori mobil kecil ala jepang. Mobil yang hanya diproduksi di jepang ini terdiri dari mobil penumpang, pick up dan minibus. Mereka didesain untuk menyesuaikan regulasi pemerintah jepang yang nantinya berimbas kepada pengurangan pajak mobil. Mobil ini didesain agar sesuai dengan lahan parkir yang makin minim di Jepang. Peraturan ini ditetapkan mulai dari tahun 1949 sampai sekarang dan evolusinya pun mulai beragam bentuknya. Mesinnya pun juga mengalami evolusi dari 360 cc, 550 cc sampai 660 cc.

Date Maximum length Maximum width Maximum height Maximum displacement Maximum power
four-stroke two-stroke
8 July 1949 2.8 m (9.2 ft) 1 m (3.3 ft) 2 m (6.6 ft) 150 cc 100 cc n/a
26 July 1950 3 m (9.8 ft) 1.3 m (4.3 ft) 300 cc 200 cc
16 August 1951 360 cc 240 cc
4 April 1955 360 cc
1 January 1976 3.2 m (10.5 ft) 1.4 m (4.6 ft) 550 cc
March, 1990 3.3 m (10.8 ft) 660 cc 47 kW (64 PS; 63 hp)
1 October 1998 3.4 m (11.2 ft) 1.48 m (4.9 ft)

^ Regulasi kei car di Jepang

kei car sudah ada sejak jaman dulu dan Honda N600 ini adalah hasil regulasi kei car jepang

Bisa dibilang inilah gambaran kecil tentang peraturan loreca yang sedang digodok pemerintah… ya basisnya memang dari kei car. Namun tentu akan berbeda peraturan kei car dibanding dengan peraturan loreca, mengingat perbedaan lingkungan antara Indonesia dan Jepang.  Setidaknya banyak petunjuk-petunjuk yang sengaja dibeberkan pemerintah tentang loreca, yaitu :

  • mesinnya 1000 cc – 1200 cc
  • figur konsumsi harus 1 liter 22 kilometer [1000 cc] dan 1 liter 20 kilometer [1200 cc]
  • kandungan lokal harus 80% keatas
  • punya pabrik perakitan di indonesia
  • nama harus berbau indonesia

Honda Brio, contoh mobil loreca yang udah kebelet dijual sebelum regulasi ditetapkan. Sukses di India dan Thailand.

Sementara masih itu yang penuliz tahu, tapi apakah loreca harus mesti mobil pelan dan tidak bertenaga serta tidak keren? nggak juga, kalau kita bercermin kembali dari kei car banyak loh genre dan spec yang telah dibuat produsen. Mungkin yang kita tahu hanyalah mobil penumpang seperti city car, pick up dan minibus kecil. Tapi kenyataannya produsen juga membuat mobil yang pure gaya dan trendy serta menunjang aktivitas para calon pembeli. Contohnya Suzuki Katana / Jimny / Caribian yang seperti kita tahu walaupun ia bermesin kecil tapi tetap andal buat aktivitas offroader, mobil ini gak K.O kalau suruh bertarung dengan tanjakan lereng merapi yang penuh batu sekalipun. Contoh lain adalah Daihatsu Copen Coupe Cabriolet yang stylish dan keren dibawa-bawa keliling kota. Ada pula Daihatsu Mira TR-XX Turbo 4WD yang didesain untuk balapan dengan mesin 660 cc karakter kencang, bodi ringan, sasis kuat dan rigid. Mobil ini bisa lari 0-100kpj dalam 8 detik dan dipakai dalam ajang rally di Jepang. So mungkin saja loreca bukan semata-mata hanya mobil famili bukan?

walaupun kei car ditakdirkan kecil bukan berarti ia ditakdirkan cupu kan? contohnya Daihatsu Copen ini yang bermesin 660 cc sajah

yang jelas apabila pabrikan sudah menggelontorkan mobilnya yang lulus peraturan loreca, maka bisa diharapkan harganya bakal dibawah 100 juta bahkan sekitar 50 juta. Josss ya? joooossssss…………. tapi makin murah makin banyak yang bisa beli dan makin sumpek semua kota di Indonesia, makanya peraturan SIM mobil harus dibuat seketat mungkin biar ga ada ceritanya anak kecil bisa bawa mobil atau orang bawa mobil malah buta peraturan lalin. Jangan lupa tiap kota diberi fasilitas transportasi yang memadai dan murah biar orang kota tetap memilih transportasi publik. Sehingga penerapan loreca ini tidak salah sasaran.

LCGC dorong peningkatan produksi

“Pemerintah Indonesia seharusnya segera merealisasikan regulasi Low Cost and Green Car karena ini merupakan salah satu faktor untuk membantu Indonesia mencapai penjualan 1 juta unit di 2012,” seru Vivek Vaidya, Vice President of Automotive & Transportation Practice Asia-Pacific Frost & Sullivan di Jakarta (18/1).

Lebih lanjut dikatakannya, regulasi LCGC akan membuat konsumen sepeda motor bisa masuk ke pasar mobil baru. “Ini pasar yang sangat potensial. Bayangkan produksi sepeda motor di Indonesia setiap tahunnya sekitar 5-7 juta unit,” lanjutnya.

Pria berkacamata ini juga mengatakan, hadirnya regulasi LCGC juga bisa meningkatkan investasi lebih besar pada industri komponen otomotif. “Sehingga pada akhirnya Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial dan penting di mata pabrikan mobil dunia,” terang Vivek. Ia mencontohkan keuntungan yang dialami oleh India dan Thailand berkaitan dengan implementasi regulasi LCGC.

source from autobildindonesia.com

Hanya saja kebijakan ini masih belum rampung sampai sekarang dan para produsen mobil pun menunggu hasil dari kementerian perindustrian sambil berpikir mobil apa yang akan mereka sajikan dihadapan kita. Regulasi ini memang menjanjikan bagi sejumlah pihak namun bila pemerintah reaksinya telat bisa-bisa justru menjadi buah simalakama loh… Bahkan Honda Brio dan Peugeot 107 yang harusnya digolongkan loreca sudah dijual di kisaran 150 – 180 juta. Padahal dengan harga yang sama, sedulur bisa mendapatkan people carrier seperti Avanza Xenia yang seharusnya kelasnya diatas Brio dan 107 ini. Bahayanya bila hal ini dibiarkan saja maka harga people carrier yang seharusnya dibawah 200 juta bisa main di atas 200 juta karena ketidaksesuaian antara harga dan kelas atau spesifikasi mobil di tanah air. Oleh karena itu pemerintah harus bergerak cepat atas masalah loreca ini.

Mercedes ikut-ikutan program loreca gag ya? smart jelas memenuhi kualifikasi tuh. Sementara minjem fotonya kang taufik dulu ahh…

Bagaimana nasib mobil nasional ya?? kami menunggumu juga lhoo~~~!

Akhir kata, salam gendjooooooooooooossss!!!!

Advertisements

12 thoughts on “Loreca Alias Low Cost Green Car [LCGC], Kini Gimana Nasibmuuuu??

  1. smart muahal tuh.padahal cuma muat 2orang.nggak bisa bawa banyak baramg lagi.
    subaru vivio atau suzuki capuccino tuh keren.honda beat kalo dijepang juga sejenis kcar.
    eh daihatsu atrai walaupun kcar tapi luamayan buat ngangkut2.luas kabinnya

    • coba mercy ngerakit smart disini juga ya, harganya pasti turun drastis, lumayan tuh~~~! :mrgreen:
      btw atrai saudara jauhnya hijet dan zebra sih jd kapasitas tidak diragukan lagi 😀

  2. Hmmm…
    mobil Lorecca (kayak istilah kak Yudha), saya rasa akan punya masa depan yang cerah 😀
    kan orang males ngeluarno duit buanyak buat ngurusin mobil 😀
    moga2 polusinya semakin kecil atau malah gak ada polusi, biar udara jadi seger lagi 😀

    • tinggal masalah pembenahan infrastrukturnya aja, seperti sim yang sekarang masih pakai calo, jalan yang masih semerawut [kadang diaspal kadang nggak], dan problem lainnya yang bisa bikin ledakan populasi mobil di kota…. 😛

  3. lah dari tahun 80an kan banyak kei car sudah masuk indonesia contohnya masda b600 suzuki lj80, trungtung dll tapi kok lama lama ccnya semakin membesar ????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s