Sosok Seharusnya Loreca Toyota Agya dan Daihatsu Alya… Lebih ke Gaya atau Lebih ke Easy Looking?

Mobil kecil alias Loreca [Low Cost Green Car / LGCG] diprediksi akan menjadi acuan para pabrikan untuk menuju masa depan. Perlu diketahui sejatinya Loreca sudah mulah merambah menjadi tren di seluruh dunia, bahkan sampai Amerika sekalipun. Orang-orang tukang boros bbm ini kini sudah mulai membuang gengsinya dan memakai mobil mini. Bagaimana Indonesia? Lihat saja dari penjualan Avanza Xenia yang kebanyakan line up mereka mesin kecil, minat orang Indonesia yang menginginkan mobil efisien tercermin dari penjualan mereka. Sebenarnya sih menurut penuliz yang menguasai pasar Indonesia sekarang Daihatsu karena proyek mobil kecil Toyota nyaris semuanya dirancang oleh Daihatsu. Bahkan Avanza pun lahirnya di pabrik ADM, APMnya Daihatsu. So apakah Daihatsu diuntungkan dengan hal ini, yaa…. dan Toyota lebih diuntungkan lagi karena nyaris saham Daihatsu dimiliki oleh Toyota. Bisa dibilang Indonesia penyelamat mereka berdua karena angka penjualan yang tinggi.

sketsa agya alya yang digadang-gadang otomotif, cenderung ke a-concept yaa….

Nah untuk loreca sebenarnya dibilang gampang merancangnya yaa enggak juga, karena loreca lebih mengglobal dibanding Avanza Xenia yang sekadar pasar Asia, Afrika dan Amerika Latin. Loreca bahkan bisa tembus Eropa dan oleh karena itu mobil Eropa bisa tembus pasar Asia dengan membuat loreca tandingan. Contohnya mobil Eropa yang bisa jadi loreca? VW Up! yang terinspirasi VW Beetle, oke penuliz belum bisa menjabarkan panjang lebar soal fitur tapi kalo mesin penulz akui ini kartu as yang berbahaya. Mesin Up! Lebih dekat dengan kata “efisien” dibanding mesin Xenia sekalipun. Belum Ford yang mengeluarkan mesin 1000cc Ecoboost untuk crossover mereka, Ecosport. So what u gonna do, Toyota-Daihatsu? Mau tidak mau principal Jepang sana juga harus merancang mesin tandingan yang lebih dekat ke kata “efisien” juga, dan bisa jadi ini sebabnya untuk soal mesin loreca, mereka masih menutup mulut rapat2 sampai sekarang.

Jadi mari kita bahas desain saja, ada bocoran sedikit dari telik sandi tentang rupa dari Agya dan Alya….

Gril depan lebih sporti dengan lubang hawa besar di bagain bawah bumper. Di kiri-kananya ada fog lamp. Lampu depan model meruncing ke belakang, depannya menyatu dengan gril. Sedang bagian belakang, tail lamp tidak tinggi memanjang tapi agak kotak. Dengan bulatan besar dan kecil di dalamnya untuk lampu mundur dan sein.

Sama seperti Avanza dan Xenia, Agya dan Alya juga ada perbedaan. Produk Toyota harganya lebih mahal, kisaran Rp 100 juta, sedang Daihatsu Rp 70-90 juta. Perbedaan lebih pada fitur dan aksesori. Uniknya logo bagian depan Agya wujudnya seperti burung. Katanya sih mirip burung Garuda.
Dari sudut bahasa, Agya sendiri berarti gadis cantik yang stylish, segar dan dinamis. Sedang Alya berasal dari bahasa Arab yang berarti mulia.

Toyota Agya –Daihatsu Alya ada kemungkinan bakal kembaran dengan Toyota Etios Liva. Ada yang tahu? Toyota Etios sendiri adalah loreca yang dirancang khusus untuk pasar India. Sempet dipergok kang Taufik saat melintas di Tol Jagorawi, Bogor. Bentuknya sendiri terkesan berbau Yaris campur Starlet menurut penuliz, dan jelas disini Toyota memberi tampilan yang easy looking terhadap Etios Liva dengan harapan bisa diterima pasar. Tapi jujur secara penampilan penuliz rasa masih terlalu spartan untuk orang Indonesia umumnya. Namun motivasi TAM dan ADM menghadirkan Agya Alya sendiri untuk mengincar konsumen yang berpindah dari roda 2 ke roda 4 [hmm… siap-siap Jakarta lebih sumpek dari biasanya nih…]. Jadi kemungkinan tampilan easy looking bisa saja diambil oleh TAM dan ADM.

etios liva, menurut orang india sana menawarkan interior yang luas dan torsi yang melimpah. Tapi mobil baru kok tampang masih nineties?

Sedulur psati ingat dengan city car Daihatsu yang pernah muncul di tahun 2000 an? siapa lagi kalo bukan Daihatsu Ceria. Mobil yang di tempat asalnya bernama Daihatsu Mira ini terkenal gesit, efisien dan kompak. Tentu tidak mustahil bila Daihatsu Alya sendiri sebagai suksesor Ceria bakal mencomot tampilan Mira generasi terbaru. Negara tetangga sendiri, Malaysia, tetap menghadirkan penerus Ceria / Mira lewat Perodua Viva. Mengingat Sirion juga diimpor dari Malaysia hasil kerjasama ADM dengan Perodua maka bisa saja Agya dan Alya bakal mengambil basis dari Perodua Viva di Malaysia. Namun melihat dari tampilan Perodua Viva sendiri sebenarnya mirip-mirip ke Etios Liva, easy looking sehingga cenderung konvensional.

perodua viva, kembaran daihatsu mira di malaysia. tampilannya pipih dan tinggi mirip avanza.

Namun banyak juga orang yang berpendapat muka Agya Alya akan mirip dengan saudara kandungnya yang berdarah eropa yaitu Toyota Aygo. Toyota Aygo sendiri bisa dikatakan lorecanya eropa karena didesain khusus agar hemat kocek. Aygo sendiri disana juga mempunyai kembaran, tidak lain adalah Citroen C1 dan Peugeot 107 yang baru-baru ini hadir di Indonesia. Oleh karena itu walaupun mobil murah [bagi orang eropa loh ya] namun secara desain jelas nggak konvensional karena campur tangan grup PSA Peugeot-Citroen. Bagi beberapa orang jelas tampang Aygo bisa dicerna dengan baik karena cenderung mengarah ke gaya anak muda. Namun sayangnya belum ada kepastian yang kuat apakah Aygo yang bakal dipakai TAM dan ADM. Setidaknya menurut penuliz sendiri platform yang dipakai jelas 100% bakal sama dengan Aygo.

toyota aygo, loreca blasteran jepang-eropa. beberapa detailing mirip-mirip dengan peugeot 107

Tapi menurut penuliz, ada kemungkinan arah desain Agya dan Alya malah cenderung ke Daihatsu A-Concept. Kalo sedulur ingat, Daihatsu A-Concept adalah mobil konsep perkotaan yang pertama kali diperlihatkan kepada publik dunia lewat IIMS 2011. Mobil ini adalah hasil rancangan anak bangsa bernama Mark Widjaja dan dipercaya mobil ini menjadi penerus Daihatsu Mira di Jepang sana. Selain itu nama A-Concept ini bisa saja merujuk ke nama Agya Alya sendiri. Oke, seandainya TAM dan ADM memilih A-Concept menjadi Agya dan Alya tanpa perubahan terlalu besar menurut penuliz sangat tepat. Sebab tetap menganut gaya easy looking namun tidak memudarkan unsur anak muda, apalagi kalo lampu belakang ala aston martin itu tetap dipertahankan, futuristissss bener! Dan mengingat peta kerjasama ADM dengan Perodua seperti diatas tadi, ada kemungkinan tampilan next Perodua Viva bisa seperti Daihatsu A-Concept.

daihatsu a-concept, paling mirip dengan sketsa otomotif. dari depan agak audi-isme, belakangnya aston-isme

Spekulasi masih berkembang, dan sampai sekarang masih belum jelas apakah Agya dan Alya bakal mirip Etios Liva? Viva? Aygo? atau malah A-Concept?  akankah kejutan bakal datang saat IIMS 2012 berlangsung? [katanya sih bakal ada produk daihatsu yang baru, hanya saja 1300cc]

mending cari motuba alias Mobil Tua Bangka aja deh, udah murah perawatan simpel pula…. hihihi….

nyetir sehat pasti pintar, salam gendjoooooooooooossssssssssssss!!!

Advertisements

19 thoughts on “Sosok Seharusnya Loreca Toyota Agya dan Daihatsu Alya… Lebih ke Gaya atau Lebih ke Easy Looking?

    • soalnya curiga sama inisialnya kok agak sama. kayaknya belakangnya yang beda jauh dari tampilannya. yaah berharap aja deh hehehe :mrgreen:

    • kalau saya kurang bagus … terlalu pendek, keluar masuk mobil susah … kurang tinggi kawan2…. tul ga ?.. cewe banget getoo loh … cewek pun harus cewe yg pendek .. kalau kaki panjang susah keluar masuknya.. 😦

  1. toyota etios rencana di produksi di toyota karawang 2015 an. toyota agya 2013 di daihatsu. klo pernah liat mobil putih mirip yaris dgn lampu di lakban seliweran di tol itulah agya..etios warna merah udah seliweran dari tahun lalu.

  2. Kalau sy mending ambil honda civic nouva lalu di modif, pajaknya murah meriah, hanya 800 ribu, honda brio 2.6. Bisa 3 tahun mobil sy tuh hahahaha

    • kalo titik gravitasinya pas pasti nggak gampang oleng kok mzbro, kompetisi rally sekelas wrc pikes peak dan intercontinental aja sekarang pakai mobil s2000 yang basicnya city car juga kok.

  3. Pingback: Apakah Starlet Boros | Penghemat Bahan Bakar Mobil | Penghemat Motor Matic Post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s