Maruti Suzuki A-Star alias Suzuki Alto, Kei Car Blasteran Jepang – India Kandidiat Panas Loreca.

Kemarin kita sudah bahas Toyota Agya dan Daihatsu Alya, walaupun bentuk, fitur dan mesinnya juga tergolong masih belum jelas namun Suzuki rupanya sudah mengambil ancang ancang untuk menghadang laju si kembar paket hemat ini.Berbeda dengan Toyota dan Daihatsu yang me”remake” ulang loreca[Low Cost Green Car / LGCG]-nya dari basis kei car Jepang agar diterima pasar Indonesia, Suzuki justru memodifikasi sedikit kei carnya agar diterima public dunia, termasuk Indonesia. Sebagai partner utama Suzuki, Maruti India dipercaya memodifikasi kei car Suzuki agar cocok dengan selera global. Contoh paling utama adalah Suzuki MR.Wagon yang dicangkokan dengan rancangan mesin seri K10B 3 silinder, 1000cc dan kaki-kakinya sehingga berubah menjadi Suzuki Karimun Estilo yang kita kenal. Selain itu mereka juga mengembangkan Suzuki Splash dengan mesin seri K12M 3 silinder, 1200cc dan Suzuki Alto yang ditawari mesin serupa Karimun Estilo sehingga bertransformasi menjadi Suzuki A-Star. Nah kali ini kita akan mengulas tentang jagoan yang diprediksi akan menjadi senjata loreca ala PT.SIS, APM Suzuki ini.

walau assembling ala india tapi diekspor sampai eropa brooo… jaminan kualitas [setidaknya]….

Sejatinya Suzuki A-Star atau biasa dikenal Suzuki Alto ini bukanlah barang baru andalan Suzuki, doi punya sejarah yang cukup lama sejak dimunculkan oleh Suzuki sebagai kei car. Mobil ini lahir di awal 90-an sebagai competitor Daihatsu Mira yang kita kenal sekarang adalah Daihatsu Ceria. Kei car Alto menganut bentuk hatchback sehingga lebih mengedepankan pemakaian di dalam kota. Seiring berkembangnya pemakai kei car, muncullah versi hot dari Suzuki Alto yang dinamakan Suzuki Alto Works. Model ini masih berkapasitas 660cc sesuai regulasi jepang namun ditambahkan doping turbo dan sasis yang lebih rigid. Tidak lupa juga system 4wd dan imbuhan bodykit makin mengentalkan suasana sporty dalam diri Alto.

suzuki alto versi jdm yang dinamakan alto works rs-x. kap mesin bulge bukan sembarang lobang tikus tapi ada turbo yang tersemat di dalem.

Sedangkan untuk pasar luar negeri, Alto dikembangkan dengan mesin 3 silinder 1000cc yang telah terbukti efisiensinya. Basis perakitannya sendiri di india bekerjasama dengan aliansi suzuki di India, Maruti. Lahirlah Suzuki A-Star dipasarkan untuk global, bahkan sampai ke benua eropa, sehingga kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Mobil ini pulalah yang konon bakal menjadi pesaing sengit Agya dan Alya. Walaupun kabarnya hanya samar-samar namun sejatinya sudah ada tanda tanda positif, bahkan sering wira-wiri di jalanan Indonesia. Bagaimana impresi dan keistimewaannya? Nah ternyata di situs team-bhp.com sudah muncul reviewnya, yuk kita tilik.

untuk non-jdm ya dikasihnya non-turbo wkwkwk…. tampilannya agak mirip splash campur karimun estungtung estilo

Pertama kita lihat dari segi sosoknya, hmmm guratan-guratannya menandakan bahwa ia cenderung ke style anak muda. Bahkan ada kemiripan dengan kakaknya Swift dan Splash. Hanya saja mukanya bulat-bulat, sepertinya sih bakal disukai kaum wanita karena lucu. Muka depannya berbau Audi-isme [kenapa sih suzuki mempertahankan style ini, mau konstipasi eh…. kontrasepsi halah…. konspirasi ya?] yang menonjolkan sosok sporty. Belakangnya mengingatkan penuliz pada kaki kucing, sekali lagi kaum wanita pasti suka dengan sosok seperti ini. Namun kelihatannya dengan kaca belakang yang begitu kecil nampaknya pandangan ke belakangnya kecil. Soal ban ia menggunakan R14, sama seperti loreca-loreca umumnya. Mungkin seperti tradisi SIS pada umumnya kalaupun ia dijual di Indonesia bakal dipastikan tersemat bodykit, namun dengan bentuk seperti ini rasanya sulit menduga bodykitnya bakal seperti apa. Ini seperti mengubah style personil JKT48 menjadi anggota band J-Rock, cute namun harus manly, cewek gantengkah?? 😆

belakangnya “kaki kucing” style ala mobil perancis [lihat bumpernya yang tinggi], sepertinya desain seperti ini bakal booming.

Mari berlanjut ke interiornya, dashboardnya terlihat familiar dengan saudaranya Splash. Apalagi melihat fascianya yang bulat, sayang isinya hanya speedometer, tachonya entah kemana. Hal serupa juga terjadi pada Karimun Estilo yang bermesin sama, apa iya mesin seri K 1000cc tidak perlu tachometer? Setidaknya kehadiran MID cukup menolong. Melihat dari tengah dasbor, ada single-DIN yang sudah integrated, pengaturan AC dan cup holder yang ditata cukup apik. Menilik glovebox, hmm ukurannya sedang… cuma bisa muat kamera slr thok, terus penyimpanan di bagian pintu terbilang minim, cuma bisa taruh majalah maksimal 2 buah asal jangan taruh tangan aja, berabe kalo kejepit kan. Oke, coba kita naik, hum… posisinya sudah pewe lah, legroomnya luas walaupun setirnya agak tinggi.

posisi setir agak tinggi tapi sedulur dapat duduk dengan nyaman disini, in car entertainmentnya juga gampang dijangkau. sayang tidak dilengkapi tachometer

kaki baris kedua menjamin ruang yang lega

penyimpanan di bangku pertama sangat sempit, bahaya kalo cincin atau barang kecil masuk kesini, susah ngambilnya.

Coba menilik bagian belakangnya, malah kebalikan dari bagian depan. Mirip tikus yang masuk jebakan, sempiiitt… Mau tak mau baris pertama harus mengatur maju-mundur kursinya biar baris kedua agak pas. Bagian pintu belakang juga kebalikan dari pintu depan, penyimpanannya justru lebih oke di belakang dan juga dilengkapi dengan cup holder. Oke sekarang dibuka bagasinya, sepertinya akibat posisi kursi belakang berdampak baik pada bagasinya, cukup luas untuk sebuah city car, bahkan koperpun bisa ditaruh horizontal ditambah dengan tas travel satunya.

bangku belakang yaah seperti yang sedulur lihat …. brace yourself.

koper bisa masuk horizontal dengan enak, bagasinya okeh juga….

Bagaimana dengan mesinnya? Seperti yang tadi diulas, A-Star menggunakan mesin K10B, yang sama dengan Karimun Estilo sehingga kawin silang parts juga bisa. Dari segi spek, mesin ini berkonfigurasi 3 silinder 1000cc DOHC  bertenaga 68hp @ 6200rpm dan bertorsi 90Nm @ 3500rpm. Efisiensinya lumayan baik, 17 kpl dengan rute yang variatif, nampaknya bisa melampaui angka 20 kpl. Mesinnya menghasilkan torsi yang baik dan cocok di kepadatan kota. Unit yang dites adalah versi matik 4-speed, sedikit tidak nyaman dengan adanya jeda saat berpindah dari gigi 2 ke gigi 3. Tapi rasanya SIS bakal menjual versi manual saja seperti yang terjadi di Karimun Estilo, kalo bakal ada matic ya syukur namun kalau disuruh pilih rasanya menurut penuliz masih lebih enjoy manual. Saat dibawa dengan kecepatan 110-120 kpj, doi sangat stabil, bahkan menyentuh topspeed 145 kpj pun tidak masalah. Untuk pengereman, A-star sudah menggunakan ABS dan EBD walaupun karakter pengeremannya sendiri sebenarnya kurang pakem.

mesin andalan K10B tersemat disini, nampaknya bisa kawin silang spareparts dengan karimun estilo

Overall dari bentuknya memang sudah ketahuan bahwa Suzuki A-Star ini memadukan unsur kelincahan Karimun Estilo dipadu dengan kenyamanan khas Splash. Bentuknya sendiri seperti Swift namun diperkecil. A-Star menunjukkan karakter yang baik sebagai personal’s car, memanjakan pengemudi, bagasi yang luas, pasangan bisa betah di kursi samping, bawa anak di belakang nggak masalah. Sepertinya bakal menjadi pesaing sengit Agya dan Alya bila strategi harga yang dimainkan SIS baik.

Atau beli karimun kotak aja, kabinnya lebih luas, mesinnya legendaris, bandel pula, hemat pula. [halah racun motuba meneeehh….]

Nyetir sehat pasti pintar, salam gendjoooooooooooooossss!!!

Source from : team-bhp.com

Advertisements

18 thoughts on “Maruti Suzuki A-Star alias Suzuki Alto, Kei Car Blasteran Jepang – India Kandidiat Panas Loreca.

  1. jadi ingat si Up! sayang kendalanya di kualitas BBM, makanya APM ngomongnya gak mo masukin

    jangan2 tuh hasil kolaborasi Vosisi Wenak bareng Suzuki ya ❓

    • bukan, ini kerjasama sama aliansi suzuki di india namanya maruti.

      tapi sepertinya soal kualitas bbm untuk up! sendiri hanya masalah waktu, karena golf dan touran yang berteknologi canggih serupa dengan Up! pun tetap bisa hadir di indonesia. lagipula Up! ini sendiri merupakan proyek ambisius si Vosisi Wagu buat menyingkirkan kompetitornya dari jepang 😛

  2. Malam mas, artikelnya bagus bagus, saya suka sekali dengan tulisan mas yudakuzuma. Btw kebetulan sekarang sy lagi mendevelop web tentang otomotif mas, dan saat ini saya sedang mencari penulis untuk web saya. Dan saya lihat gaya tulisan mas yudakuzuma cocok sekali dengan selera saya. Kira2 mas yudakuzuma bersedia ga untuk jadi penulis tetap di web saya? Kalau bersedia nanti bisa kita lanjutkan negosiasi teknis dan harganya. Kalau bersedia mohon hubungi saya via email mas ya. Makasih sebelumnya. Saya tunggu jawabannya 🙂

  3. baru aja semalem ketemu mobil ini.
    suzuki a-star.
    mau tak foto tapi kondisi tidak memunginkan.
    tapi yang aneh kok plat nomernya sudah dari bulan april 2012?
    apa itu mobil cbu, apa mobil test. plat hitam.
    bentuknya bagus, dimensi lebih kecil sedikit dibanding yaris/jazz.
    akselerasi selepas lampu merah terlihat bagus, ringan.

      • kalo mobil lgcg suzuki masih ada banyak kemungkinan mas, bisa rilis alto ini atau… suzuki karimun didaftarin ke lgcg. dengan estilo distop bisa diproduksi/didaftarin lagi dengan label lgcg dapet pengurangan pajak, dapet insentip blablabla, jadi harga lebih murah (baca2 di media, katanya ini yang lebih realistis)
        saya sih berharapnya estilo ini yang masuk lgcg soalnya lagi kesengsem 🙂

  4. Pingback: Penampakan dan review dari Suzuki Karimun Wagon R, Si kotak balik lagi ke indonesia! | Yudakusuma Auto Blog

  5. baru lihat artikelnya mas,,, aku punya tahun 2013 ada temen dari suzuki jual nih mobil.., menurutku mobil ini lebih oke dibanding duo itu.. !!! tapi suspensinya agak keras jadi agak mabok kalo naik tuh mobil,, tp dari build quality, posisi mengemudi, body roll oke..! overall is good lah..! kalo bisa di recommended masuk ke indonesia mas..! Salam gendjoooooooooooooossss!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s