Jeng… Jeng… Tabir Loreca Toyota Daihatsu Dimulai Dengan Preview Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla.

Baru kemarin kabar sepi-sepi aja, tiba-tiba penuliz dikejutkan dengan preview mobil yang [katanya sih…] menghebohkannn… walaupun acara prevewnya sendiri nggak heboh-heboh amad. Akhirnya muncul juga Low Cost Green Car / LCGC atau penuliz gampang meyebutnya Loreca andalan Toyota-Daihatsu. Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla [ups kemaren digosipin namanya alya ternyata ayla toh wkwkwk….] mungkin melihat sosoknya membuat penuliz terkenang dengan Preview Avanza Xenia tahun 2004 silam, ada yang berdecak kagum ada juga yang meremehkan. Menurut penuliz tercantumnya nama Astra di depan nama Toyota-Daihatsu adalah hal yang semestinya dilakukan, bahkan dari jaman Avanza Xenia kalau perlu. Sebab selain menumbuhkan rasa nasionalis, sejatinya di negara asia yang lain juga ada yang seperti ini sejak lama, apalagi kalau bukan Maruti-Suzuki dari India, FAW-Volkswagen di China. Semoga saja perusahaan lokal yang ngumpet dibalik bayang2 perusahaan besar saat ini berani mencantumkan nama di produknya.

sesuai dengan namanya, agya mengedepankan unsur stylish sekaligus sporty dengan gril X khas toyota. apakah mesinnya bakal sesuai dengan namanya, entahlah….

si mulut besar ayla terinspirasi dari daihatsu a-concept, model lebih polos dan feminim cocok buat kaum wanita

sang inspirator hasil desain anak bangsa, dari tampilan depan sebenarnya jauh lebih cakep si doi

basis pengembangan Agya Ayla dari Daihatsu Mira e:S yang ekonomis dan cocok buat manusia-manusia efisien.

Pertama penuliz akan menyinggung soal penampilan dahulu, dimana biasanya konsumen indonesia selalu menomorsatukan hal ini. Model mereka diproduksi oleh ADM, APM Daihatsu dan contohnya dicomot dari Daihatsu Mira e:S, sesosok kei car yang sempat menjadi perhatian publik dunia karena konsumsinya yang setara Kawasaki Ninja 250 alias 30 kpl. Dari segi styling seperti biasa Mira selalu identik dengan bemper menyerupai kaki kucing di belakang, Agya Ayla pun juga mengikuti style yang sama. Sedulur juga bisa lihat kemiripan Mira dengan Agya Ayla di bagian pilar A dan B , lampu belakang serta desain samping. Namun dari segi wajah dan interior tetap ada kesamaan dengan Daihatsu A-Concept yang didesain Mark Widjaja. Beda merek beda pula tampilannya, Untuk Agya diterapkan tampilan senada dengan desain toyota lainnya, dimana grille-nya menyerupai huruf X seperti Camry dan Corolla. Sedangkan Ayla mengikuti desain ala Daihatsu A-Concept dimana grillenya menganut paham Audi-isme, sayang lampu utama mereka tidak seeksotis A-Concept yang terlihat eropa beuuudd….

Untuk lulus regulasi LCGC yang katanya nama harus bernuansa indonesia, pemilihan nama mereka diambil dari Bahasa Sansekerta. Agya berarti Cepat dan Ayla berarti Cahaya. Untuk logo depan Agya memakai tampilan burung garuda sedangkan Ayla hanya logo berbentuk huruf A saja. Selebihnya nama Astra tersemat di atas nama Toyota dan nama Daihatsu.

bokongnya malah mirip mira e:s daripada a-concept, dengan bodykit ondel-ondel ga bisa dibilang cantik sih….

mungkin desain bokong mira e:S memang cocokan polos gini seperti daihatsu ayla

bye… bye… bokong model aston-isme, kau memang keren walaupun itu hanya penampilanmu sesaat

yang paling menarik dari mira e:s sebenarnya kaki-kakinya yang terinspirasi dari kaki kucing ini. perhatikan bumper belakang dekat sepatbor

Bagian belakang Agya dan Alya masih memiliki ciri khas yang serupa dengan Mira e:S, ini juga yang menjadi kekecewaan penuliz kedua karena mereka tidak mengadopsi lampu belakang Daihatsu A-Concept yang berbentuk seperti bumerang alias lampu bergaya Aston Martin. Penuliz paham bahwa mobil produksi kadang desainnya jauh dari tampilan mobil concept, namun ini terlampau jauh. Bahkan konsep Toyota iQ saja tidak beda jauh dengan versi produksi. Oh ya, walau mobil murah namun Agya juga mendapatkan opsi TRD-S yang dibuat oleh divisi TRD indonesia wajar mengingat konsumen indonesia sangat menjunjung tinggi sebuah tampilan. Seperti biasa, jangan harap ada opsi peningkatan tenaga dan suspensi oleh TRD indonesia, kenapa? mereka takut garansi angus, lur. Sedangkan dari ukuran ban mereka berdua memiliki opsi R14 dengan velg alloy, namun Ayla menggunakan R13 dengan velg kaleng untuk tipe menengah dan tipe bawah.

Menilik sektor interior cukup ditata apik dan fungsional walau info yang didapat masih minim. Dari segi kelengkapan, baru terkuak bahwa Ayla tipe terendah tidak akan dilengkapi AC, Power Steering, Power Window, dan audio. Hanya versi tertinggi Ayla dan Agya semua varian yang dilengkapi semua itu. Sedangkan sektor mesin, mengandalkan mesin yang berbeda dengan Xenia, beberapa komponen mencomot resepnya Mira e:S sehingga diharapkan walau 1000cc juga bisa seefisien Mira e:S yang 660cc.

interior agya walau simpel namun terlihat keren, apakah desain interior ini terinspirasi dari a-concept?
VVV

dan terinspirasi buung… well done…. inilah mobil desain anak bangsa, mangstapp….

Mesin ini berkode 1KR-DE ini sama dengan punyanya Toyota Aygo, kembar bulenya di eropa sana, dengan bore x stroke-nya 71 x 84. Walau sama sama 1000cc namun Xenia mempunyai spesifikasi bore x stroke yang berbeda yaitu 72 x 81, mengindikasikan Agya Ayla akan bertorsi lebih baik dibanding Xenia.

Menilik dari specnya si Aygo ini bertenaga 50kW atau 67 hp yang didapat saat 6000rpm dan bertorsi 93 nm yang didapat saat 3600rpm. Bedanya dikit-dikit lah dibanding Xenia yang bertenaga 63hp dan bertorsi 90nm. Ditambah lagi karena berbahan alumunim sehingga lebih ringan dibanding mesin EJ-VE xenia.  Max speednya si Aygo disini ditulis 157kpj dan akselerasinya 0-100kpj cukup responsif, berkisar 14,2 detik. Figur keiritannya juga 1 liter 23.25 km, memang tidak perlu diragukan lagi mesin mobil yang lulus standar regulasi euro 5 yang terkenal ketat seketat celana dalem wkwkwk….

Toyota Aygo juga turut menyumbangkan mesin pintarnya, walau kehematannya tidak seekstrim mira e:s tapi patut diacungi jempol bisa lebih dari 20 kpl. emisinya pun kecil

Overall menurut penuliz, walau sekedar preview kita bisa melihat prospek yang menjanjikan kepada Agya dan Ayla. Sekaligus memberi gambaran sejatinya mobil loreca bakal seperti apa sih? Walau sampai saat ini kebijakan LCGC belum kelar-kelar juga, tapi dengan adanya preview Agya Ayla bisa membuat produsen mobil lain sedikit kepanasan juga untuk mensosialisasikan “kartu as” mereka. Sekaligus menjadi jawaban bagi kita bahwa LCGC alias loreca itu bukan hal maya atau opini semata. Juga obat sakit hati karena kemunculan mobil mobil yang seharusnya tergolong loreca di beberapa negara, disini malah harganya mahallll…. perlu gak sih dikasih tahu itu mobil apa??? Katanya Mzbrohh Ipanase sih Lost Cost and Green Coating  😆

Ditunggu deh test drivenya, kalo cuma preview kan kita yang bikin berita bingung juga harus komentarin apa <[blogger gaje, nggak mutu].

Ayo semangat bikin lorecanya Suzuki, Nissan eh Datsun, siapa lagi ya… Volkswagen? Atau Honda [em… mungkin gak sih?]

Nyetir sehat pasti pintar, salam gendjooooooooooooooooossss!!!

Advertisements

18 thoughts on “Jeng… Jeng… Tabir Loreca Toyota Daihatsu Dimulai Dengan Preview Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla.

    • sama2 mzbroo….

      menurut ane sih iritan ini, soalnya berdasarkan bobot [800kg vs 1000kg], efisiensi [mesin alumunium penggerak depan vs mesin konvensional penggerak belakang] dan emisi [mesin impor eropa vs mesin jaman jebot] lebih baik agya ayla

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s