First Impression Astra Daihatsu Sigra 1.2 R, Worth and Affordable in MPV Class

MPV adalah segmen mobil paling nikmat di tanah air, namun harga MPV kian membengkak. Kini sudah ada solusinya dari Daihatsu

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-depan

Yudakusuma.com – Halo lur, masih di GIIAS 2016 dan sepertinya agak sayang juga kalau semua bahan yang ada di GIIAS 2016 tidak kita review. Sudah lama juga sih itungannya… okelah kita langsung move on saja. Seperti yang kita tahu kini kelas mobil murah yang dinamakan LCGC makin berkembang, awal mula kita tahunya LCGC hanyalah sebuah city car, Datsun memberikan pilihan GO+ yang bisa menambah 2 kursi walau seadanya.

Dari sini beberapa orang berpendapat bahwa mobil LCGC (yang notabene city car) apabila harus jadi 7-penumpang itu namanya “maksa”. Mulai dari bentuknya yang kecil, bahan baku dipertanyakan, dan Datsun GO+ nyatanya cuma 5+2, bukan real 7-seater sejati. Namun hal ini dinilai menjadi peluang dengan Toyota-Daihatsu yang sudah sejak 2014 mengeluarkan konsep UFC hingga 2014 mereka memamerkan UFC 3 dengan goal membuat mobil MPV terbaik. Tahun 2015 menjadi pertanyaan kenapa UFC 4 tidak keluar, dan jawabannya 2016 mereka memperlihatkan hasil produksi massal dari Daihatsu UFC Concept : Astra Daihatsu Sigra – Astra Toyota Cayla.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-belakang-grille

So langsung saja kita bahas, bicara Astra Daihatsu Sigra yang Penuliz ulik kali ini adalah tipe 1.2 R alias tipe tertinggi [kalau gak salah]. Secara desain memang terasa banget kalau garis desain Sigra senada dengan UFC namun beda yang kentara adalah bagian moncong dan model belakang. Bagian moncong ada rasa-rasa kayak Avanza versi biasa, cuma gak kentara karena bagian moncong dan bagian grille-lampu gak menyatu. Coba deh jeda diantara itu dikasih warna hitam, maka anda bisa membuat “Solid Wing Face” jadi-jadian.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-samping

Setidaknya anda menemukan foglamp dan ada pemanis list chrome yang… well mendingan sih timbang Xenia baru, syukurlah gak lebay chrome untuk mobil satu ini. Untuk bagian belakang hampir mirip sama versi konsep hanya saja lebih merunduk sedikit. BTW melihat sektor lampu belakangnya sempet kagum desainnya mirip lampu Innova eh pas dideketin malah bagian mendatarnya reflektor jejadian kayak Avanza haha… yowes lah namanya juga LCGC.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-belakang

Well kelengkapan dari eksterior adalah sedulur bisa melihat alloy wheel R14, terlihat kekecilan dengan bodinya. Selain itu ada talang air, list jendela, side skirt, spoiler, parking sensor depan dan belakang, dan wiper belakang. Selain itu handle doornya sudah model tarik seperti Avanza, tidak model angkat seperti umumnya LCGC sekarang. Menariknya spion sudah model electric mirror dengan sein meski belum bisa melipat otomatis. Well equipmentnya tergolong lengkap sih… oke untuk melihat spesifikasi Sigra lebih lanjut kalau gitu masuk ke dalam aja kali ya.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-dashboard

Bicara soal dashboard Sigra, modelnya memang nggak authentic seperti Brio terbaru, namun enak dilihat karena dikasih aksen two tone. Secara material Penuliz gak ada keluhan, mirip-mirip sama Avanza punya, yaa plastik keras as usual. Setir mengadopsi punya Xenia, cluster instrument agak mirip Agya-Ayla dengan sedikit happymeter di topspeed 200 kpj hihihi. Center cluster agak nuansa Sirion dengan transmisi nempel di dashboard dan sisanya untuk tempat kartu serta tombol AC model mesin cuci.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-baris-pertama

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-impresi-baris-pertama

Keahlian Daihatsu dalam mengakali ruangan cukup baik pada interior Sigra, dalamnya terasa luas seperti layaknya MPV umumnya meski basisnya masih sama dengan Agya Ayla. Pada baris pertama Daihatsu tetap membekali dengan semi-bucket dan dibuat terhubung antar pengemudi penumpang. Yup mirip dengan Datsun GO namun bedanya bagian tengah yang menyambung bisa dilipat kebawah untuk menjadi handrest. Selain itu rem tangannya tidak seperti GO, modelnya berada di bawah jok, meski tersembunyi tangan pengemudi dapat dengan mudah menggapainya.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-doortrim-baris-kedua

Sebelum berbicara soal baris kedua, hal yang menarik di Daihatsu Sigra adalah kepraktisannya. Sedulur bisa dengan mudah menemukan banyak penyimpanan di mobil ini. Contohnya di door trim ada space besar untuk majalah dan cup holder sebanyak 3 buah, bagian laci dashboard juga penyimpanannya bisa dibilang cukup. Selain itu bila anda butuh mengecas smartphone tersedia power outlet dengan rak di depannya. Bagian pengemudi juga ada penyimpanan di bawah setir yang bisa dipakai untuk receh, hp, tempat tiket.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-baris-kedua

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-air-circulator

Oke kita pindah ke baris kedua, hal pertama yang kita temukan adalah benda di atap berbentuk seperti double blower. Tapi ini bukan AC, Daihatsu menamakannya Air Circulator, atau bahasa ndesonya kipas angin. Yup AC bagian dashboard memang ada satu slot kisi-kisi yang mengarah ke atas atap yang diterima ke circulator ini dan disebarkan ke baris kedua dan ketiga. Kecewa? hemm saya rasa masih mending daripada Livina yang belum double blower hehe… Tapi mengingat ini LCGC, pilihan ini tentu saja tepat guna karena double blower hanya akan menambah beban ke mesin kecilnya itu. Harapan saya sih performa dingin AC dashboard-nya, kalau jos Penuliz rasa nggak ada masalah.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-impresi-baris-kedua

Selain itu kita masih menemukan power outlet dan penyimpanan lebih di baris kedua ini. Nah bagimana dengan legroomnya? Saat Penuliz naiki rupanya akses masuknya begitu mudah dan ruang kaki terasa lapang. Yang mengagetkannya lagi adalah sistem kursi yang bisa sliding seat biar penumpang belakang tak tersiksa dan pelipatan one touch tumble untuk akses ke belakang. Good Job Daihatsu!

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-pelipatan-bangku-one-touch-tumble

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-impresi-baris-ketiga

Bangku belakang menjadi hal yang membuat sedulur penasaran, oke segera ditest saja dengan melipat bangku kedua. Akses masuk tidak bisa dibilang luas namun saya sadar diri juga sih karena ukuran sudah 180 cm. Saat mencoba duduk maka anda bisa merasakan ruang kaki yang cukup lah, tidak plong banget tapi bukan seperti GO+ yang baris ketiganya super tega. Orang dewasa bisa masuk ke Sigra meski dari segi ukuran akan lebih baik yang 170 cm kebawah. Kalau Penuliz yang 180 cm dipaksa ke baris ketiga sih ruang kepalanya mepet bianget haha… BTW doortrim baris ketiga masih memberikan tempat penyimpanan lebih dan cup holder.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-headroom

Perkara masalah bagasi, inilah kartu as dari Sigra yang keren. Sebab bagasinya tergolong luas untuk ukuran LCGC, mungkin karena mobil ini berpenggerak roda depan jadi ruang yang tadinya buat gardan di Avanza disini dipakai buat bagasi. Apalagi jika baris ketiga dilipat, wuih cocok buat kulakan gaes… Di trim ini sendiri Daihatsu memberikan cargo net yang sangat menolong agar barang di bagasi tidak lompat keluar saat pintu bagasi dibuka.

first-impression-review-daihatsu-sigra-1200-cc-bagasi

Beralih ke soal mesin Astra Daihatsu Sigra, mereka mengaplikasikan 2 mesin yang bisa dibilang familiar di kuping kita, yaitu 1000 cc dan 1200 cc. Untuk 1000 cc dengan kode 1KR-VE sudah diaplikasi terlebih dahulu dari Daihatsu Xenia 1.0 dan Perodua Bezza untuk negeri tetangga Malaysia. Dengan spesifikasi 1000 cc 3-silinder DOHC VVTi, ia dapat menghasilkan 67 hp /6.000 rpm dan torsi 89 nm /4.400 rpm. Sedangkan untuk mesin 1200 cc mengaplikasi 3NR-VE lungsuran Toyota Etios Valco dengan spesifikasi 1200 cc 4-silinder DOHC Dual-VVTi dengan tenaga 88 hp @ 6000 rpm dan torsi 108 nm /4.200 rpm.

harga-daihatsu-sigra-1200-cc-review

So berapa banyak sih trim Sigra ini? cukup banyak, bagi anda yang ingin mendapatkan paket hemat maka 1000 cc tersedia dalam trim D yang low-spec dan M yang mendingan. Sedangkan untuk 1200 cc ada trim X dan X deluxe serta R dan R deluxe, oh ya untuk trim 1200 cc tersedia varian matic juga kok. Pilihan warna Daihatsu Sigra juga cukup banyak : Nebula Blue Metallic, Red Solid, Dark Grey Metallic, Ultra Black Solid, Classic Silver Metallic dan Icy White. Pertanyaan yang sering muncul, berapa Harga daihatsu Sigra? Nah mobil ini tersedia mulai dari Rp.110 juta sampai Rp.137 juta, list harganya seperti yang tertera di gambar.

Kini pencetak mobil terlaris ini kembali menggebrak pasar Otomotif Indonesia dengan Astra Daihatsu Sigra, secara pandangan umum penuliz masih menggangap positif mobil ini. Umpama saya sedang menilai rapor murid, dari segala aspek, si dek Sigra ini mendapat poin diatas nilai rata-rata. Jadi bagi anda yang sedang memikirkan memilih mobil dengan bujet terbatas, sepertinya si Sigra ini boleh juga dijadikan pilihan. Bagaimana pendapat anda?

Nyetir sehat pasti pintar, salam gendjoooooooooossssssss………!!!

BLOG-min(1)

Advertisements

11 thoughts on “First Impression Astra Daihatsu Sigra 1.2 R, Worth and Affordable in MPV Class

  1. emang mantab nih Sigra … suatu rentetan pukulan jab – hook – upper cut yg meng-KO kan Datsun Go+
    mo beli … gak punya duit dan garasi heheheh

  2. Sayang disayang, Daihatsu-Toyota itu pemilihan warnanya cenderung monoton dan kaku…
    merah, biru, hitam, putih atau silver.

    Cobalah eksperimen dengan warna-warni lagi. Jangan kalah dengan Honda atau nissan, Mazda apalagi Morris. :B

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s