Tebak-Tebakan Apa Yang Berbeda dari Mobil Ini??

Edisi galau, tulisan dikit kwkwkwkwkwk….

Apa yang berbeda dari gambar gambar tersebut….???

12540_2588169921144_163570290_n

foto diambil dari bro ricky chandra

merasa belum ada keganjilan? nahhh coba dicocokan dengan gambar dibawah ini….

1109.stiker.pertamax2

biarin penyok yang penting “minumannya” si doi enakkk…

belum jelas? coba dicocokan dengan gambar di bawah ini….

IMG01001-20120801-1205-370x277

mobil biru mesti minumnya biru juga dong

inilah ekspresi anda bila sudah menemukan keganjilan tersebut diatas….

1067px-Meme_Oh_God_Why_Wikihammer

Bagaimana pak presiden? sepertinya “si kuning” terpaksa tambah kuota lagi nihh…. kalo anda terpaksa naikkan harga sebaiknya lihat dulu foto-foto ini deh, jangan salahin rakyat ya kalo tiba-tiba demonya lebih ganas lagi wkwkwk….

bonus

poreper alon

sepisut 12-12-12 ternyata ada yang terleiminasi

nyetir sehat pasti pintar, salam gendjooooooooooooosssss………………….!!!!

 

 

Mazda E2000, The Forgotten Child and Value For Money From Mazda

mobil yang dianaktirikan oleh mazda? memang saat itu ATPM mazda lagi kembang kempisnya. Beda dengan generasi barunya, mazda6 yang sering "digodok" oleh MMI, ATPM mazda sekarang.

Penuliz pernah dimintai wejangan oleh seorang teman (alaaaaahhh sok bener sih), dimana teman penuliz memang membutuhkan mobil bekas yang mumpuni untuk keluarga dengan harga 100 juta kebawah. Banyak pilihan yang bisa didapatkan antara lain deretan mobil tuyul (carry, zebra, T-120SS), Daihatsu Taruna, Toyota Kijang Super dan Kapsul Awal dan satu mobil yang bikin ngeh Penuliz, Mazda E2000. Mengapa judul awalnya “the forgotten child”? sebelumnya mangap lho bila kata tersebut agak ekstrim. Sebab hingga kini Mazda kurang serius menggarap mobil yang dinamakan Mazda Bongo di luar sana. Bayangkan saja, pesaing Nissan Serena mk1 ini umurnya begitu panjang namun hanya facelift sedikit saja yang diberikan Mazda sampai menjelang akhir hayatnya di tahun 2004, seolah-olah memang sengaja disuntik mati. Mobil ini pada akhirnya digantikan posisinya oleh Mazda 6 a.k.a Premacy. Walau secara bentuk dan format berbeda (E2000 berupa minibus sedangkan Mazda 6 berupa MPV) namun pasar yang diincar juga sama dengan E2000 dulu. Kini sudah cukup jarang E2000 yang bersliweran di kota Jakarta, disinyalir pasaran mobkas membuatnya terkirim ke beberapa daerah.

nenek moyang E2000 adalah Bongo F1000, ada di indonesia cuma jarang yang punya. Kolektor terkenal Pakde Bei Boediono punya 3 biji yang seperti ini.

Sejarah E2000 ini dimulai dari Mazda Bongo yang diperkenalkan pada tahun 1966 dan bermesin 800cc OHV 4 tak (F800) yang modelnya ditaruh di belakang sehingga Bongo mk1 mirip dengan VW Kombi, peredarannya di jepang sekitar 1968-1970. Kemudian Bongo generasi berikutnya pun memakai mesin 1000cc (F1000) yang dijual pada tahun 1970-1976. Model inilah yang mulai masuk ke pasar Indonesia, pernah penuliz melihat Mazda Bongo pick-up berwarna biru yang membawa es krim tung-tung di Jakarta. Jenis ini memang dikenal andal membawa angkutan dan disetting gear rendah. . Namun Bongo model pertama ini populasinya mulai surut di seluruh dunia sehingga melihat Bongo mk1 masih jalan dengan kondisi mulus merupakan suatu kemewahan. Lalu Mazda menyuntik mati Bongo mk1 di tahun 1975 dan di tahun 1978 digantikan Bongo mk2 yang mesinnya dipindah ke tengah namun Bongo mk2 memang tidak dijual di Indonesia. Pada akhirnya muncullah Bongo ketiga di tahun 1983 yang merupakan penggantinya mk2, sekilas mirip dengan Mitsubishi Colt L300 a.k.a Mitsubishi Delica. Mulai tahun 1992 Bongo mulai facelift hingga wajahnya serupa dengan E2000, dan pada tahun 1996 akhirnya Bongo mk3 facelift hadir di Indonesia dengan nama E2000. Mukanya serupa dengan Bongo versi JDM sehingga yang mempunyai E2000 boleh berbangga hati. Kembaran dari Ford juga ada lo, namanya Econovan cuma nggak dijual di Indonesia. Makanya onderdilnya pasti tulisan mazda-ford

belakangnya ciamik banget layaknya rumah berjalan

Spesifikasi dari Mazda E2000 ini lumayan untuk mobil seukurannya. Mesinnya terdiri dari 3 pilihan mesin bensin dan 2 pilihan mesin diesel, nah mobil bensin 2000 cc yang kebetulan masuk disini. Sayang, andaikata mesin dieselnya dimasukkan disini bakal jadi mobil yang worth it banget tuh. Oke, mesinnya menggusung 2000 cc, karburator, 4 silinder, 8 katup bertenaga 90 hp saat 5000 rpm yang ditaruh di tengah bodi. Dengan mesin ini E2000 bisa menggaet torsi sekitar 154Nm saat 2500rpm. Mazda E2000 ini hanya tersedia transmisi manual 5-speed dan penggeraknya ialah roda belakang. Suspensi depan sudah independent. Sektor rem, di depan menggusung rem cakram ventilasi dan belakangnya masih teromol. bannya menggunakan 185R14-8PR dengan wheelbase 2500mm dan sudah power steering. Masuk interior, terpampang dari depan single DIN head unit yang tempatnya bisa dimodif double DIN, coolbox, tirai orisinal, AC double blower menyamping dan kursi bisa diputar 360 derajat (unik ya)

Apa saja kelebihan dan kekurangan dari mobil bekas ini?

LOVE IT : suspensi empuk karena independent, value for money, sliding door, lapang, kursi bisa dibalik 360 derajat, eksklusif karena jarang, penanganannya masih mudah karena karbu, bandel kayak kijang (buktinya dipake buat ambulance).
LEAVE IT :  boros (karbu 2000cc setara dengan BMW e12 penuliz, berarti sekitar 1 : 7-8 km), teknologi konvensional, mesin kolong, panas mesin cukup terasa, karena empuk maka limbung di tikungan, harga operpress (overprice).

pasarannya? sekitar 40-50 juta rupiah, lumayan yah….. 🙂

tirai original dan ac double blower menyamping bikin lebih asik dan istimewah!

kabin depan mengotak layaknya mobil '90-an, head unit bisa dimodif jadi duble DIN loh...

Bila ingin mendapatkan mobil murah yang cukup mengakomodir kebutuhan guyub ini mobil yang tepat. Saran penuliz sama dengan petuahnya kang james bons, pemilik lapak bonsai biker, sparepart banyak tapi hanya beredar di kota-kota besar. So monggo disesuaikan antara kebutuhan dan efiesiensi menggunakan mobil ini.

versi bulenya, Ford Econovan, selera joki bule kayak doi ini

Silahkan berspekulasi, Salam Gendjooossss!!!

Source from : mobil temen, thanks bro agera…., kaskus.us, bonsai biker, beberapa data bongo luar negeri dan otomotifnet.com

Foton View, Langkah Tepat Mocin Memeluk Indonesia?

Berkali-kali gw baca majalah, berkali-kali juga gw gak pernah menemukan segmen People Carrier Travel dibahas disini. Padahal menurut gw segmen ini cukup penting buat diteliti. Ini konsep kendaraan niaga yang gak pernah difokus sama majalah manapun. Bayangkan, semua majalah hanya menyatakan Daihatsu Gran Max (terutama), Toyota Avanza dan Suzuki APV saja yang termasuk dalam kategori People Carrier. Apa gw namakan segmen ini Medium Minibus aja ya? Soalannya minibus seperti Suzuki Carry dan Mitsubishi T120SS  itu termasuk Low Minibus sedangkan Daihatsu Zebra sudah naik kelas jadi Daihatsu Gran Max di People Carrier.

Mirip sama Alphard kan?

Desain paling cantik di kelasnya

Lebih baik gitu aja, gw tetapkan ini sebagai segmen Medium Minibus (seenaknya). Jadi yang sering main di Medium Minibus ini cukup subur (Besok-besok bakal gw bahas segmen yang terlupakan ini) kayak Mitsubishi L300 yang adeknya Mitsubishi L200 Strada, Mitsubishi Fuso Colt Bus Chassis, Kia Pregio, Kia Travello, Isuzu ELF NHR Microbus. Tapi pemain baru ternyata muncul lagi, pemain ini justru berasal dari produk China, Foton. Bernama Foton View, merek ini mengisi kompetisi antar Medium Minibus.

fotonview041

Betulan mirip alphard kan?

Tampilannya dari luar sangat unik, malahan anda bisa menyangka kalau ini mobil karoseri jenis baru. desain muka dan belakang menyiratkan Alphard lama dengan lampu yang super besar. Namun jangan harapkan desain berlebih dari samping, style-nya terkesan mobil travel yang biasa di film-film Hongkong, asli jadul. Namun dimensi 5385 x 1690 x 2050 (PxLxT) diklaim Foton menjadi Medium Minibus terpanjang di kelasnya. Maka dari itu dinamakan View XLC (Xtra Large Cabin). Mesin juga diklaim cukup bandel dengan kapasitas 2800cc, kehadiran turbodiesel juga membuat View menjadi bertenaga.

fotonview03

Dari samping? kayak minibus ala film Jacky Chan...

Beralih ke soal interior ternyata tidak sesolid tampangnya, didominasi plastik murahan dashboard berdesain kotak dan sederhana. Bagi yang menjadikan mobil ini sebagai kendaraan niaga nampaknya ini bukan masalah. Namun tempat sandar sangat luas tapi tempat duduk sangat sederhana dan tidak sesuai dengan posisi tempat duduk. Dengan tempat duduk seperti itu kita hanya bisa berdoa supaya bisa segera cepat sampai daripada risih berlebihan saat perjalanan. Untunglah suspensi independent bisa menolong segala kekurangannya.

fotonview050

Bukti bahwa View berbasis truk, lihat dashboardnya

fotonview061

Kabinnya membuat orang bertanya-tanya

VEHICLE SPECIFICATIONS
BRAND / Range FOTON / VIEW
Model BJ6516B1EBA-R
Cabin / Passenger Capacity Plain Roof, Five Doors , 10 Seater
Main
Vehicle
Dimensions Overall Dimensions (LXWXH)Mm 5085 x 1690 x 1935
Cargo Body (LXWXH)Mm –
Wheel Base (mm) 2590
Wheel Track (Front/Rear) (Mm) 1460 / 1440
Min. Ground Clearance (Mm) ≥165
Weight
Data Curb Weight (Kg) 1690
Rated Payload (Kg) /
Gross Vehicle Weight (Kg) 2665
Performance Max. Speed (Km/h) ≥95
Max. Slope of Climb (%) ≥22
Fuel Consumption (L/100Km) 9.5
Min. Turning Diameter (M) 11.5
Engine Model BJ486ZQ
Type Four-cylinder, In-line, Supercharging Middle Force Water Cooling, Supercharging Diesel Engine
Displacement (L) 2.324
Rated Power (Kw/rpm) 52 / 3300
Max. Torque (N.m/rpm) 175 / 1900~2300
Gearbox Model 5RYH- 7.9
Speed Ratio i1:5.015, i2:2.949, i3:1.708, i4:1.000, i5:0,848, iR5.036
Clutch Single Disc, Dry Diaphragm Spring, Hydraulic Operation
Rear Axle Type / Main Reducer Speed Ratio Whole Banjo Type, 4.556
Driving Type 4 X 2
Steering Type / Speed Ratio Rack and Pinion Steering Gear, Power Boosted Steering
Suspension Front Torsion Bar, Double Arm Independent Supension
Rear Longitudinal Leaf Spring, Non-independent Suspension, 4+1
Brake
System Type Hydraulic Dual Circuits, Vacuum Booster
Parking Brake Rear Wheel Edge Brake
Front / Rear Disc / Drum
Electric Rated Voltage 12V
Battery 80Ah
Tyre Front 2 X 185 R14C
Rear 2 X 185 R14C
Fuel Tank (L) 70
Basic Equipment Plain single colour dashboard, Radio, Glove compartment, Front diamond headlamp, High position brake lamp spoiler, New rear diamond taillamp, Plain interior decoration, Seats with plain knitting fabric cover material, Two-spoke steering wheel, Front AC, Intermittent wipper, 10 seats, Power boosted steering- unadjustable steering colume, Mechanical lock.

View XLC tersedia dalam 3 tipe yang berbeda, yakni, tipe Travel yang memiliki kapasitas penumpang hingga 14 orang. Tipe ini sangatlah cocok untuk digunakan sebagai alat transportasi karyawan, untuk kendaraan antar jemput anak sekolah atau pun sebagai Travel antar kota jarak jauh . Sementara tipe Family memiliki kapasitas 9 tempat duduk yang eksklusif. Sedangkan tipe Executive menawarkan 5 tempat duduk di bagian belakang dan 2 di depan. 5 captain seat yang berada di bagian belakang, tipe ini termasuk tipe dengan kasta tertinggi.

Tertarik? entahlah. Bisakah dia memeluk konsumen Indonesia layaknya Mitsubishi L300 dan Kia Travello maupun Pregio? entahlah. Apakah predikat mocin yang serba rendah mutu bisa disingkirkan dengan Foton View? entahlah. Ya, kita liat saja kiprah “jagoan” Foton disini, bisa hidup atau mati suri. Tapi  kalo  udah ada yang pake Foton View XLC sebagai armada Travel, kirim tiketnya ya, pengen nyoba ke luar kota pake Foton. Kali aja malah bagus . . .