Menilik Kembar Daihatsu Ayla di Malaysia, Perodua Axia. Tampilan Lebih Sangar dan Fitur Lebih Banyak.

Ketiadaan program LCGC di Malaysia membuat Ayla banyak dijejali bermacam macam fitur.

Sore lur….

Pabrikan otomotif dari Malaysia bernama Perodua yang produknya khas sekali dengan produk Daihatsu rupanya ada niat untuk menjual Daihatsu Ayla di tempatnya. Selama ini Daihatsu Ceria dan keturunannya Daihatsu Mira kerap dijual oleh Perodua dengan nama Perodua Kenari dan Perodua Viva. Nampaknya dengan adanya Ayla, Viva pun akan segera diberi pengganti dengan basis model Ayla.

Perodua-Axia-small-car-spied-front-1024x768

 

Continue reading

Kembar bule Agya bersolek… Toyota Aygo 2014… Tampangnya kok mengingatkan sesuatu ya?

Nun jauh di eropa sana juga ada juga saudara Agya yang menyasar pasar yang sama… ekonomis dan murah. Bicara soal selera tampang ngg… beda jauh…

Siang lur…

kali ini penuliz mau mengajak kita semua ke eropa, hehe cuma pake internet doang kok… ngapain ke eropa? Disana sudah dirilis Toyota Aygo… apa itu Aygo? Mobil ini adalah spesies yang serupa dengan Agya…. bisa dibilang platformnya sebenarnya sama, mesinnya juga sama… walau nggak pleg karena agya sudah dimodif agar sesuai pasar indonesia [red. lebih hemat ongkos :mrgreen: ] oh ya sasarannya juga sama… menyasar orang2 yang menginginkan mobil hemat, praktis dan murah.

toyota-launches-new-aygo-go-29783_1

Continue reading

Review Toyota Agya oleh Media Otomotif Filipina… gimana impresinya menurut mereka?

Melalui ekspor ke Filipina dengan nama Wigo, toyota meyakinkan konsumen indonesia bahwa Agya kualitasnya teruji. Namun apa kata orang Filipina sendiri?

Pagi lur….

Mungkin sudah tidak asing lagi bahwa Toyota Agya telah diekspor ke Filipina dengan nama Toyota Wigo… namun semenjak ekspornya Agya selama kurang lebih sebulan barulah penuliz menemukan review dari Agya ini… oh ya nama di Filipina bukan Agya lagi deng… oke jadi penuliz nemu review Wigo ini dari Autoindustriya.com… media otomotif Filipina.

post4555_5

Gimana impresinya menurut mereka… langsung saja… kompor gassssss… :mrgreen:

Continue reading

Daihatsu Ayla di parkiran dengan Honda Jazz vs Toyota Avanza vs Suzuki Grand Vitara. Size nyaris sama

City car LCGC yang satu ini emang dimensinya menipu lur… cuma karena desain aja yang membuatnya terkesan kecil

Ngomongin soal LCGC lagi inih…

Kemarin penuliz sudah menyinggung ripiu Agya vs QQ, naah sekarang penuliz mau bahas soal Daihatsu Ayla dengan dimensi yang [jelaslah] mirip dengan kakaknya Toyota Agya. Kemarin penuliz pas lagi main ke platinum internet cafe [alaah bilang aja warnet] deket hokben jalan kaliurang. Pas lagi muter muter doang di parkiran penuliz kebetulan menemukan Ayla yang lagi parkir di samping Jazz gen 1, Grand Vitara dan Avanza… ceritanya lagi jejeran. Bingungnya kenapa ukurannya Ayla jadi nyaris segede Jazz ya?

Continue reading

Yakin Astra Cuma Kembar Dua? Peugeot 107 Pun Ada Kesamaannya Dengan Astra Daihatsu Ayla dan Astra Toyota Agya Looo….

Agya dan Ayla selalu menjadi topik pembicaraan dimana-mana, sebagai loreca generasi pertama tentu mobil ini menjadi sosok pertimbangan bagi orang yang beralih dari roda dua ke roda empat. Bahkan ada yang menjulukinya duo astra saking terkenal dengan kerjasama Toyota dan Daihatsu. Namun apa iya mereka pantas disebut duet Astra? Ternyata mereka harusnya disebut trio kwek-kwek astra. Lha yang satunya lagi mana, sedulur tidak akan menduga kalau sebenarnya untuk segmen loreca mereka punya versi luxury-nya yang nggak bisa disebut mobil murah [ya iyalah, yang namanya lux pasti mahalll]. Mobil ini adalah Peugeot 107! Haa? Kok bisa?

Jelas… karena sejatinya Agya dan Ayla mengambil basis desain dari dua mobil, satunya Daihatsu Mira e:S dan satunya Toyota Aygo yang seperti kita kenal. Namun Toyota Aygo di Eropa sana juga punya kembaran, bekerjasama dengan PSA Peugeot Citroen jadilah Peugeot 107 dan Citroen C1. Sehingga secara tidak langsung, walaupun bule tapi Peugeot 107 masih sedarah sama Agya Ayla. Uniknya karena APM Peugeot, PT. Astra International Peugeot – Sales Operation [AIP-SO] masih satu atap dengan Astra International maka penjualan 107 sepetinya memang masuk rencana mereka. Bisa saja 107 sengaja dijual disini untuk membantu kelancaran Agya dan Ayla. Lagipula mereka bertiga seharusnya bisa saling membantu di soal spareparts dan jaringan 3s. Kira-kira bagaimanakah strategi Astra dalam menggelontorkan trio astra mereka? Mari saksikan penjabaran otak khayalan inyong oke….

kembaran bule Agya dan Ayla, Peugeot 107 dan Toyota Aygo mempunyai dapur pacu yang sama persis, 1KR-DE.

Astra Daihatsu Ayla sebagai mobil rakyat memang ia punya ciri khas dan tampang sendiri. Dari sisi penampilan memang ia tampil atraktif sekaligus manis, disini astra tidak berani membuat desain ekstrem terhadap Ayla seperti A-Concept. Tentu saja agar desainnya bisa dicerna khayalak banyak karena tugas Ayla lebih berat daripada saudaranya, menarik pembeli roda dua agar jatuh hati ke Ayla. Dari kabin juga dibuat sefungsional mungkin agar bisa mengakomodir kebutuhan keluarga Indonesia. Agar murah, komponen yang dianggap suatu kemewahan hilang, digadaikan di pasar kemayoran mungkin. Bahkan AC pun dirontokkan demi mencapai titik termurah 75 juta rupiah.

Pokoknya gambaran mobil 75 juta tipe D ini kalau bawa keluarga jalan-jalan bisa nyaman, pengen seger ya pake AC, Angin Cendela [jiah maksa], pengen dengerin lagu sediakan MP3 china, pengen betulin spion pakai jurus panjang tangan, pengen tampil keren ya beli dop mobil atau cat aja pelek kalengnya. Tapi sedulur kalo merasa mual denger cerita penuliz, masih ada trim yang cukup manusiawi kok seperti M dan X.  Yang penting motto Ayla harga murah keluarga senang. Harganya berapa? Yaah seperti tadi 75 – 100 juta rupiah, pesaingnya ya Tata Nano saat ini dan calon loreca yang belum muncul2 sampai sekarang.

si mulut besar ini ditakdirkan bertarung dengan tata nano untuk mempertaruhkan harga diri menjadi mobil rakyat 

Mulai ke saudara yang setingkat diatasnya [harganya], ia adalah Astra Toyota Agya. Ini adalah satu-satunya mobil kecil toyota yang memakai bahasa desain ala mobil mewah Toyota, Under Priority. Cukup berani memang karena desain ini mengedepankan Gril X ala Lexus yang dipakai di Mark X, Crown, Camry dan Corolla. Malah dipakai di mobil kecil nan murah, yo wes ben setidaknya menegaskan peningkatan derajat dibanding Ayla walaupun desain under priority tidak terkesan prestise lagi sih hehe. Beda dengan Ayla, Agya dilengkapi fitur yang fleksibel seperti AC, power window, power steering, electric mirror, audio dll. plus ditambahi airbag sebagai pelindung pengemudi.

Bila ingin tampil beda ada juga body kit ala TRD-S yang membuat Agya beraura kei car sporty. Sayang TRD tidak memberi opsi peningkatan tenaga atau suspensi, yaah namanya loreca, harus nyaman dan irit bensin. Setidaknya Agya adalah loreca yang mengedepankan youth style, terlihat kece, bisa dibawa di segala tempat [di kota loh ya bukan hutan, kasihan] tapi tetep bujetnya bisa murah. Pokoknya soal maintenance buat anak muda pas di kantong lah…. Oh ya harganya estimasi di 90 – 110 juta rupiah, pesaingnya? Ya macam Kia Picanto, Suzuki Karimun Estilo, Nissan March tipe terendah dan Mitsubishi Mirage tipe terendah

model funky, si setrikaan ini bakal menjadi icon baru di beberapa kampus.

Berikutnya adalah yang tidak diduga, Peugeot 107. Bisa dibilang ini mobil racikan bersama Daihatsu sebagai spesialis mobil kecil mewakili Toyota. Sudah tidak asing mendengar berita di luar negeri Daihatsu Motor Company dan PSA Peugeot Citroen bekerjasama membuat mobil mini secara diam-diam. Postur desain ala kaki kucing yang ada di Mira e:S pun disumbangkan oleh Peugeot. Secara postur, 107 dibanding Agya Ayla sebenarnya tidak jauh beda karena basicnya sama. Mesinnya? Sama plek pakai 1KR-DE hanya saja Peugeot sudah disematkan VVT-i bareng Toyota Aygo. Bedanya dari Agya dan Ayla?

Jelas tampilan lebih 100% total berubah menjadi chic dan funky dari eksterior maupun interior, permainan warna lebih berani, piranti lebih banyak [ada ABS, EBD, MID, dan segala macem], dan lebih branded karena CBU dari Perancis. Dari segi harga memang jauh lebih ekstrem, 206 juta rupiah, dan AIP-SO nggak mengejar target muluk2 untuk 107. Karena mobil ini dikhususkan untuk orang kaya yang mengejar branded tapi naiknya city car. Lawannya siapa bro? Siapa lagi kalo bukan Honda Brio dan Smart Fortwo.

maskulin atau feminin? si model sexy dari perancis ini siap diajak berlenggak lenggok ria di catwalk downtown

Secara tidak diduga ternyata walaupun beda merek tapi diam-diam Astra International bisa merambah 3 kelas dengan mobil yang satu basis. Dengan insting sales walaupun produknya mobil kecil hanya berkapasitas 1000cc 3 silinder namun Astra jeli melihat potensi pasar masing-masing. Ayla untuk segmen murah, Agya untuk youth alias anak muda, dan 107 untuk kaum urban menengah keatas. Keuntungannya ya tadi sparepart dan jaringan 3s lingkupnya lebih luas karena secara spek nyaris sama. So silahkan pilih dengan bijak sedulur.

Lebih joss lagi kalo Astra juga jadi sales Aston-Martin, jadinya kan Cygnet bisa dijual. Harga eksklusif sparepart bertebaran wkwkwk…..

mesin serupa agya ayla juga merambah ke eleganitas james bond, born to be 007? sayang nggak masuk sini, lewat IU dulu lur….

Nyetir sehat pasti pintar, salam gendjooooooooooooooosss!!!

Jeng… Jeng… Tabir Loreca Toyota Daihatsu Dimulai Dengan Preview Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla.

Baru kemarin kabar sepi-sepi aja, tiba-tiba penuliz dikejutkan dengan preview mobil yang [katanya sih…] menghebohkannn… walaupun acara prevewnya sendiri nggak heboh-heboh amad. Akhirnya muncul juga Low Cost Green Car / LCGC atau penuliz gampang meyebutnya Loreca andalan Toyota-Daihatsu. Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla [ups kemaren digosipin namanya alya ternyata ayla toh wkwkwk….] mungkin melihat sosoknya membuat penuliz terkenang dengan Preview Avanza Xenia tahun 2004 silam, ada yang berdecak kagum ada juga yang meremehkan. Menurut penuliz tercantumnya nama Astra di depan nama Toyota-Daihatsu adalah hal yang semestinya dilakukan, bahkan dari jaman Avanza Xenia kalau perlu. Sebab selain menumbuhkan rasa nasionalis, sejatinya di negara asia yang lain juga ada yang seperti ini sejak lama, apalagi kalau bukan Maruti-Suzuki dari India, FAW-Volkswagen di China. Semoga saja perusahaan lokal yang ngumpet dibalik bayang2 perusahaan besar saat ini berani mencantumkan nama di produknya.

sesuai dengan namanya, agya mengedepankan unsur stylish sekaligus sporty dengan gril X khas toyota. apakah mesinnya bakal sesuai dengan namanya, entahlah….

si mulut besar ayla terinspirasi dari daihatsu a-concept, model lebih polos dan feminim cocok buat kaum wanita

sang inspirator hasil desain anak bangsa, dari tampilan depan sebenarnya jauh lebih cakep si doi

basis pengembangan Agya Ayla dari Daihatsu Mira e:S yang ekonomis dan cocok buat manusia-manusia efisien.

Pertama penuliz akan menyinggung soal penampilan dahulu, dimana biasanya konsumen indonesia selalu menomorsatukan hal ini. Model mereka diproduksi oleh ADM, APM Daihatsu dan contohnya dicomot dari Daihatsu Mira e:S, sesosok kei car yang sempat menjadi perhatian publik dunia karena konsumsinya yang setara Kawasaki Ninja 250 alias 30 kpl. Dari segi styling seperti biasa Mira selalu identik dengan bemper menyerupai kaki kucing di belakang, Agya Ayla pun juga mengikuti style yang sama. Sedulur juga bisa lihat kemiripan Mira dengan Agya Ayla di bagian pilar A dan B , lampu belakang serta desain samping. Namun dari segi wajah dan interior tetap ada kesamaan dengan Daihatsu A-Concept yang didesain Mark Widjaja. Beda merek beda pula tampilannya, Untuk Agya diterapkan tampilan senada dengan desain toyota lainnya, dimana grille-nya menyerupai huruf X seperti Camry dan Corolla. Sedangkan Ayla mengikuti desain ala Daihatsu A-Concept dimana grillenya menganut paham Audi-isme, sayang lampu utama mereka tidak seeksotis A-Concept yang terlihat eropa beuuudd….

Untuk lulus regulasi LCGC yang katanya nama harus bernuansa indonesia, pemilihan nama mereka diambil dari Bahasa Sansekerta. Agya berarti Cepat dan Ayla berarti Cahaya. Untuk logo depan Agya memakai tampilan burung garuda sedangkan Ayla hanya logo berbentuk huruf A saja. Selebihnya nama Astra tersemat di atas nama Toyota dan nama Daihatsu.

bokongnya malah mirip mira e:s daripada a-concept, dengan bodykit ondel-ondel ga bisa dibilang cantik sih….

mungkin desain bokong mira e:S memang cocokan polos gini seperti daihatsu ayla

bye… bye… bokong model aston-isme, kau memang keren walaupun itu hanya penampilanmu sesaat

yang paling menarik dari mira e:s sebenarnya kaki-kakinya yang terinspirasi dari kaki kucing ini. perhatikan bumper belakang dekat sepatbor

Bagian belakang Agya dan Alya masih memiliki ciri khas yang serupa dengan Mira e:S, ini juga yang menjadi kekecewaan penuliz kedua karena mereka tidak mengadopsi lampu belakang Daihatsu A-Concept yang berbentuk seperti bumerang alias lampu bergaya Aston Martin. Penuliz paham bahwa mobil produksi kadang desainnya jauh dari tampilan mobil concept, namun ini terlampau jauh. Bahkan konsep Toyota iQ saja tidak beda jauh dengan versi produksi. Oh ya, walau mobil murah namun Agya juga mendapatkan opsi TRD-S yang dibuat oleh divisi TRD indonesia wajar mengingat konsumen indonesia sangat menjunjung tinggi sebuah tampilan. Seperti biasa, jangan harap ada opsi peningkatan tenaga dan suspensi oleh TRD indonesia, kenapa? mereka takut garansi angus, lur. Sedangkan dari ukuran ban mereka berdua memiliki opsi R14 dengan velg alloy, namun Ayla menggunakan R13 dengan velg kaleng untuk tipe menengah dan tipe bawah.

Menilik sektor interior cukup ditata apik dan fungsional walau info yang didapat masih minim. Dari segi kelengkapan, baru terkuak bahwa Ayla tipe terendah tidak akan dilengkapi AC, Power Steering, Power Window, dan audio. Hanya versi tertinggi Ayla dan Agya semua varian yang dilengkapi semua itu. Sedangkan sektor mesin, mengandalkan mesin yang berbeda dengan Xenia, beberapa komponen mencomot resepnya Mira e:S sehingga diharapkan walau 1000cc juga bisa seefisien Mira e:S yang 660cc.

interior agya walau simpel namun terlihat keren, apakah desain interior ini terinspirasi dari a-concept?
VVV

dan terinspirasi buung… well done…. inilah mobil desain anak bangsa, mangstapp….

Mesin ini berkode 1KR-DE ini sama dengan punyanya Toyota Aygo, kembar bulenya di eropa sana, dengan bore x stroke-nya 71 x 84. Walau sama sama 1000cc namun Xenia mempunyai spesifikasi bore x stroke yang berbeda yaitu 72 x 81, mengindikasikan Agya Ayla akan bertorsi lebih baik dibanding Xenia.

Menilik dari specnya si Aygo ini bertenaga 50kW atau 67 hp yang didapat saat 6000rpm dan bertorsi 93 nm yang didapat saat 3600rpm. Bedanya dikit-dikit lah dibanding Xenia yang bertenaga 63hp dan bertorsi 90nm. Ditambah lagi karena berbahan alumunim sehingga lebih ringan dibanding mesin EJ-VE xenia.  Max speednya si Aygo disini ditulis 157kpj dan akselerasinya 0-100kpj cukup responsif, berkisar 14,2 detik. Figur keiritannya juga 1 liter 23.25 km, memang tidak perlu diragukan lagi mesin mobil yang lulus standar regulasi euro 5 yang terkenal ketat seketat celana dalem wkwkwk….

Toyota Aygo juga turut menyumbangkan mesin pintarnya, walau kehematannya tidak seekstrim mira e:s tapi patut diacungi jempol bisa lebih dari 20 kpl. emisinya pun kecil

Overall menurut penuliz, walau sekedar preview kita bisa melihat prospek yang menjanjikan kepada Agya dan Ayla. Sekaligus memberi gambaran sejatinya mobil loreca bakal seperti apa sih? Walau sampai saat ini kebijakan LCGC belum kelar-kelar juga, tapi dengan adanya preview Agya Ayla bisa membuat produsen mobil lain sedikit kepanasan juga untuk mensosialisasikan “kartu as” mereka. Sekaligus menjadi jawaban bagi kita bahwa LCGC alias loreca itu bukan hal maya atau opini semata. Juga obat sakit hati karena kemunculan mobil mobil yang seharusnya tergolong loreca di beberapa negara, disini malah harganya mahallll…. perlu gak sih dikasih tahu itu mobil apa??? Katanya Mzbrohh Ipanase sih Lost Cost and Green Coating  😆

Ditunggu deh test drivenya, kalo cuma preview kan kita yang bikin berita bingung juga harus komentarin apa <[blogger gaje, nggak mutu].

Ayo semangat bikin lorecanya Suzuki, Nissan eh Datsun, siapa lagi ya… Volkswagen? Atau Honda [em… mungkin gak sih?]

Nyetir sehat pasti pintar, salam gendjooooooooooooooooossss!!!