Mobil Baru Karya Anak SMK Nongol Di PRJ! Sudah Lulus Uji Emisi Lhooo!!!

Esemka, tentu kita masih berharap dengan produk yang satu ini. Menurut Penuliz semua rancangan Esemka (walau komponen dari China) tapi benar-benar menggambarkan kebutuhan orang indonesia sebenarnya. Apalagi yang luar jawa pasti seneng dengan mobil yang rancang bangun seperti Esemka ini. Namun memang perjalanan untuk menjadi mobil nasional sangatlah panjang. Dan satu lagi harap digarisbawahi bahwa kita nggak bisa memaksakan mobil untuk komponen pure 100% nasional. Lihat saja negara tetangga, proton awalnya masih rebagded dengan Mitsubishi. Sekarang hanya Inspira yang masih rebagded dari Mitsubishi, selebihnya sudah bisa merancang sendiri. Jadi menurut Penuliz sih nggak ada yang salah dengan Esemka merebagded produk dari Foday. Naah daripada ngalor ngidul ga jelas omong, so kita lihat mobil yang dipamerkan oleh esemka juga, tapi bukan esemka solo melainkan dari esemka(SMK) 4 Jakarta. Mereka langsung jual gresss lho…. dan untuk yang satu ini mereka akui rakit dari Dongfeng China.

yang dipamerin di PRJ. Gede juga ya dimensinya….. namanya di china kalo gak salah DFM EQ5021

Ada yang nggak familiar dengan Dongfeng??

Dongfeng adalah salah satu perusahaan korporasi asal Wuhan,China yang bergerak di bidang otomotif. Mengingat peraturan pemerintah China yang menuntut mobil luar China harus bekerjasama dengan perusahaan otomotif nasional kalau mau menjual mobilnya di China, maka Dongfeng banyak dipercaya merakit mobil-mobil kualitas dunia lho…. Seperti Peugeot, Citroen, Nissan, Honda dan Kia. Belum lagi segmen di rodaluwe (red. truck-bus), mereka juga membuat mobil nasionalnya sendiri berdasarkan pengalaman rakit-merakit sejak didirikan tahun 1992. Bahkan R&D Peugeot sampai bekerjasama dengan R&D Dongfeng untuk membuat sedan 408 yang dibuat khusus untuk pasar China. Mereka pun sudah bekerjasama dengan perusahaan Ceko untuk memproduksi mobil mereka di Eropa.

Intinya Dongfeng sudah banyak pengalaman dalam bidang otomotif, sehingga kualitas asal China yang satu ini tidak akan seperti kualitas barang China pada umumnya di benak kita. Maka tidak salah jika esemka giliran belajar merakit dan memperdalam struktur mobil hasil Dongfeng ini.

kira kira produknya bisa dilihat disini

versi Cekonya DFM EQ5021, kelihatan lebih bagus yaa…. tapi kok ban belakangnya nggak double??

Truk kecil ini bukan hanya dipajang, tetapi juga di jual dengan harga Rp 132 juta on the road. pihak Esemka berani menjual pada umum, karena mobil ini telah dilengkapi sertifikat lolos uji emisi,” urai Wahidin Ganef, Kepala Sekolah SMK N 4 Jakarta.

yang versi van juga ada lo, cuma di china sana. Gak tahu deh yang dirakit disini. Gapapa lah sebagai media pembelajaran esemka kelihatannya bagus aja sih….

Mobil berjenis truk ringan ini dilengkapi mesin 1800cc diesel dengan hydrogen generator yang diklaim membuat efisiensi BBM dapat optimal.  Dengan mesin tengah dan ban belakang double, mobil ini diklaim bisa membawa angkutan seberat 1 ton. Ajiibb… 10 motor bisa kali ya?  Menilik dari aftersales, pelanggannya bisa mendatangi SMKN 4 Jakarta atau mendatangi bengkel rekanan yang sudah siap menangani truk esemka saat ini.

semangat ya esemka rajawali, pasti bisa kok lulus uji emisi….!

Masalahe….Wani tuku ora??